Sabtu, 12 Januari 2019

Who is Busby Boys? Who is Busby Boys? Lombok Busby Boys atau bisa disebut Busby Boys adalah sebuah gerakan dan pemahaman yang diawali dari rasa keprihatinan tentang menurunnya gairah (passion) fans United di Lombok ketika nonton bareng (nobar) Manchester United.Kenyataan tersebut memang terjadi saat tim Man United sedang dalam masa-masa sulit pasca merengkuh gelar juara ke 20 (musim 2013).Penampilan yang belum konsisten meski sempat menjuarai mini treble winners pada 2017 bisa jadi adalah salah satu penyebabnya. Untuk tetap menjaga culture dan jati diri Fans MU yang dikenal militan dan tanpa lelah menggelorakan chant-chant dan passion saat menyambut/menyaksikan laga Man United seperti halnya fans di kota asal (Manchester).Maka lahirlah sebuah kelompok kecil dengan nama Busby Boys pada 2017.Nama Busby diilhami dari era lahirnya skuad Busby Babes dalam tragedy Munich 1958. Nama Busby Boys diharapkan bisa melecut kembali semangat dan gairah dalam mendukung ManUtd seperti halnya semangat Busby Babes saat kembali mengangkat sejarah kejayaan ManUtd kala itu. Busby Boys berusaha untuk tetap menjaga culture dan gairah serta loyalitas sebagai Fans United dengan cara berkreasi dan lantang saat laga ManUtd. Busby Boys sendiri memilih aliran casual dalam fashion style meski tak harus selalu tampil ala casual.Namun hal yang paling penting bagi Busby Boys adalah menjaga Passion dan Semangat. Jargon Busby Boys adalah Passion and Proud (Gairah dan Kebanggaan) yang selalu disematkan dan digelorakan saat laga ManUtd. Jika melihat beberapa Komunitas maupun fanbase yang lahir karena euforia masa kejayaan atau saat tim yang menginspirasinya sedang mengalami periode terbaik,Busby Boys justru memiliki sejarah yang terbilang jauh dari euforia dan masa emas. Masa-masa kelam United itu menjadi bagian tersendiri yang mengiringi awal sejarah lahirnya ide Busby Boys.Lahir disaat tim sedang terpuruk tidak lantas membuat semangat mereka surut.Justru dari sinilah mereka mulai membangkitkan kembali gairah sebagai pendukung dan pecinta United. Keyakinan dan spirit telah menginspirasi mereka bahwa mendukung tim meskipun jauh dari kota asal bukanlah penghalang untuk tetap bersemangat. Semua pikiran dan keyakinan mereka satukan untuk menjaga cinta kepada tim kebanggaan. Berusaha berdiri dan bernyanyi selama 90 menit dan mengabaikan hasil pertandingan baik kalah,seri maupun menang. Cara tersebut diyakini adalah salah satu cara terbaik mengekspresikan dukungan total kepada tim pujaan.Tanpa merasa lelah dan lara mereka tidak peduli,semua demi Cinta kepada tim kebanggaan Manchester United. Jalan yang Busby Boys tempuh bukan tanpa halangan.Selain menghadapi ego para fans maupun anggota,Busby Boys juga dihadapkan dengan segala caci maki dan sindiran.Tak sedikit sikap kontra yang mereka terima baik dari fans sesama United maupun dari fans lain.Semua memang harus dihadapi karena mereka terlahir untuk kuat dan tetap menjaga hubungan baik antar fans United. Semoga Lombok Busby Boys adalah tempat yang tepat bagi para pecinta United yang aktraktif dan kreatif. Jalan Masih panjang,semua tentang kemustahilan harus ditaklukkan dengan sikap yang gentle. Akhir kata Sepak bola tanpa Fans adala Lombok Busby Boys atau bisa disebut Busby Boys adalah sebuah gerakan dan pemahaman yang diawali dari rasa keprihatinan tentang menurunnya gairah (passion) fans United di Lombok ketika nonton bareng (nobar) Manchester United.Kenyataan tersebut memang terjadi saat tim Man United sedang dalam masa-masa sulit pasca merengkuh gelar juara ke 20 (musim 2013).Penampilan yang belum konsisten meski sempat menjuarai mini treble winners pada 2017 bisa jadi adalah salah satu penyebabnya. Untuk tetap menjaga culture dan jati diri Fans MU yang dikenal militan dan tanpa lelah menggelorakan chant-chant dan passion saat menyambut/menyaksikan laga Man United seperti halnya fans di kota asal (Manchester).Maka lahirlah sebuah kelompok kecil dengan nama Busby Boys pada 2017.Nama Busby diilhami dari era lahirnya skuad Busby Babes dalam tragedy Munich 1958. Nama Busby Boys diharapkan bisa melecut kembali semangat dan gairah dalam mendukung ManUtd seperti halnya semangat Busby Babes saat kembali mengangkat sejarah kejayaan ManUtd kala itu. Busby Boys berusaha untuk tetap menjaga culture dan gairah serta loyalitas sebagai Fans United dengan cara berkreasi dan lantang saat laga ManUtd. Busby Boys sendiri memilih aliran casual dalam fashion style meski tak harus selalu tampil ala casual.Namun hal yang paling penting bagi Busby Boys adalah menjaga Passion dan Semangat. Jargon Busby Boys adalah Passion and Proud (Gairah dan Kebanggaan) yang selalu disematkan dan digelorakan saat laga ManUtd. Jika melihat beberapa Komunitas maupun fanbase yang lahir karena euforia masa kejayaan atau saat tim yang menginspirasinya sedang mengalami periode terbaik,Busby Boys justru memiliki sejarah yang terbilang jauh dari euforia dan masa emas. Masa-masa kelam United itu menjadi bagian tersendiri yang mengiringi awal sejarah lahirnya ide Busby Boys.Lahir disaat tim sedang terpuruk tidak lantas membuat semangat mereka surut.Justru dari sinilah mereka mulai membangkitkan kembali gairah sebagai pendukung dan pecinta United. Keyakinan dan spirit telah menginspirasi mereka bahwa mendukung tim meskipun jauh dari kota asal bukanlah penghalang untuk tetap bersemangat. Semua pikiran dan keyakinan mereka satukan untuk menjaga cinta kepada tim kebanggaan. Berusaha berdiri dan bernyanyi selama 90 menit dan mengabaikan hasil pertandingan baik kalah,seri maupun menang. Cara tersebut diyakini adalah salah satu cara terbaik mengekspresikan dukungan total kepada tim pujaan.Tanpa merasa lelah dan lara mereka tidak peduli,semua demi Cinta kepada tim kebanggaan Manchester United. Jalan yang Busby Boys tempuh bukan tanpa halangan.Selain menghadapi ego para fans maupun anggota,Busby Boys juga dihadapkan dengan segala caci maki dan sindiran.Tak sedikit sikap kontra yang mereka terima baik dari fans sesama United maupun dari fans lain.Semua memang harus dihadapi karena mereka terlahir untuk kuat dan tetap menjaga hubungan baik antar fans United. Semoga Lombok Busby Boys adalah tempat yang tepat bagi para pecinta United yang aktraktif dan kreatif. Jalan Masih panjang,semua tentang kemustahilan harus ditaklukkan dengan sikap yang gentle. Akhir kata Sepak bola tanpa Fans adalah ilusi belaka. Keep the Passion !!

Tidak ada komentar: